Ukraina Akui Eksistensi Israel dan Palestina, Zelensky: Siap Bantu Gaza

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (AFP/SERGEI SUPINSKY)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (AFP/SERGEI SUPINSKY)

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengakui eksistensi dua negara Israel dan Palestina. Dia akan mengupayakan penghentian konflik kedua negara tersebut.

“Ukraina mengakui dua negara, Israel dan Palestina, dan akan melakukan segalanya untuk menghentikan Israel, untuk mengakhiri konflik serta penderitaan warga sipil ini,” kata Zelenskyy pada Dialog IISS Shangri-La di Singapura, dilansir Antara, Senin (3/5/2024).

Dilansir The New Voice of Ukraine, Zelensky memang tidak setuju dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 silam.

Zelensky menyebut Hamas adalah kelompok teroris dan menyerang warga sipil. Pada konteks itu, Israel punya hak membela diri.

Namun kemudian, situasi menjadi berubah dan tidak bisa disetarakan. Israel menyerang Gaza dan mengakibatkan krisis kemanusiaan.

“Jangan mencampuradukkan keduanya (periode serangan Hamas dan periode serangan Israel) menjadi satu.”

“Zelensky mendukung bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan berpegang pada hukum internasional”, serta mengakui dua negara yang berkonflik.

Palestina saat ini diakui oleh sembilan negara anggota Uni Eropa. Delapan negara –Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Hongaria, Malta, Polandia, Rumania dan Slovakia– mengakuinya pada 1988 sebelum bergabung dengan Uni Eropa, dan Swedia pada 2014.

Secara total, Palestina diakui sebagai negara berdaulat oleh 143 negara dari sebanyak 193 negara yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Majelis Umum PBB memutuskan pada 1947 untuk membagi Palestina yang dikuasai Inggris menjadi negara-negara Arab dan Ya

Pembagian tersebut rencananya akan dilakukan pada Mei 1948, ketika mandat pemerintah Inggris akan berakhir, tetapi ternyata hanya negara Israel yang didirikan.

Palestina mencari pengakuan diplomatik atas negara merdeka mereka di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang sebagian diduduki oleh Israel, serta Jalur Gaza.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*