Terkuak! KCI Mau Impor 348 Unit KRL Bekas Jepang, Ini Tipenya

Petugas memberikan informasi kepada penumpang KRL Commuterline yang akan berpindah tujuan kereta di stasiun transit Manggarai, Jakarta, Senin (20/5/2022). PT KAI Commuter Indonesia melakukan perubahan rute menyesuaikan pola operasional untuk mendukung switch over yang ke-5 di Stasiun Manggarai. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengajukan izin untuk mengimpor KRL bekas dari Jepang. Alasannya, ada 16 train set KRL Jabodetabek yang harus dipensiunkan pada 2023 dan 2024.

KCI telah mengajukan surat izin impor KRL Bekas Jepang ke Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan sejak 13 September 2022. Namun, Kemendag butuh rekomendasi teknis dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dalam surat yang diajukan tersebut, KCI berencana akan mengimpor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru (BMTB) berupa 120 unit KRL tipe E217 untuk kebutuhan 2023 dan 228 unit KRL dengan tipe yang sama untuk kebutuhan 2024. Adapun pos tarif/HS Code 8603.10.00.

Sebagai catatan, KRL tipe E217 merupakan KRL yang diperkenalkan East Japan Railway Company (JR East) dan kini kondisinya sudah pensiun. KRL jenis ini diproduksi pada akhir 1995 hingga akhir 1999 dan melayani rute Yokosuka-Sobu Rapid di Jepang. Adapun pabrikan yang memproduksi KRL jenis ini adalah Tokyu Car Corporation (J-TREC Yokohama), Kawasaki Heavy Industries, JR East Niitsu Vehicle Manufacturing (J-TREC Niitsu), dan JR East Ofuna Plant.

Rencana impor KRL bekas Jepang type E217 ini berpolemik karena 2 kementerian belum sependapat. Kemenperin dengan tegas menolak rencana impor ini dengan alasan KCI harus menggunakan produk lokal buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Sedangkan Kemenhub merestui rencana KCI.

Dukungan Kemenhub disampaikan dalam bentuk surat rekomendasi teknis yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian dengan tanggal 19 Desember 2022.

“Pengadaan sarana ini harus segera dilaksanakan untuk menggantikan beberapa rangkaian kereta yang akan dipensiunkan pada 2023-2024 mengingat usia pakainya yang sudah terlalu lama,” sebut Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya seperti dikutip, Kamis (2/3/2023).

Selain didorong oleh faktor usia sarana, kebutuhan pengadaan muncul untuk mengakomodasi pertumbuhan penumpang. Berdasarkan data yang dilaporkan oleh KCI, realisasi penumpang tertinggi sebelum pandemi sudah menyentuh angka 336,3 juta orang penumpang pada 2019. Jumlah penumpang diproyeksikan akan terus meningkat hingga 523,6 juta orang pada 2040.

Guna mengakomodasi pertumbuhan tersebut, diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas angkut dari 436 juta orang penumpang pada 2023, menjadi 517 juta orang pada 2026.

“Semoga upaya ini tetap membuat KCI dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Adita.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita angkat bicara. Dia bilang hal ini akan dirapatkan di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi besok, Jumat (3/3/2023). Dari rapat yang dipimpin langsung oleh Luhut B Pandjaitan tersebut, akan ada win-win solution untuk masalah ini.

“Besok kita rapatkan semua, nanti diundang oleh Menko Marves. Pasti ada solusi gak bisa kira-kira kalau keputusan,” tegas Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*