PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengajukan izin untuk mengimpor KRL bekas dari Jepang. Alasannya, ada 16 train set KRL Jabodetabek yang harus dipensiunkan pada 2023 dan 2024.

Infografis: Aturan Baru KTP: Nama Tak Boleh 1 Kata & Tanpa Gelar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas memastikan pelayanan kepada masyarakat akan lebih mudah ke depannya. Salah satunya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal ini ditunjukkan dengan adanya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sudah tersebar pada 112 kabupaten/kota. Pelayanan bisa dilakukan dengan tatap muka maupun online.

“Sekarang kalau ngurus KTP, perlu waktu lama karena kehilangan, karena back end-nya masih harus ke manual, harus ke Dukcapil,” ungkap Anas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2023)

“InsyaAllah tanggal 20 (Maret) ini sudah akan selesai exercise-nya. Ke depan secara online akan bisa, tentu tidak semua Kabupaten/Kota, masih percontohan,” jelasnya.

Secara singkatnya, apabila masyarakat ingin mengurus KTP karena hilang atau rusak, tidak perlu datang ke wilayah asalnya.

“Misalnya ada teman-teman rumahnya di Boyolali, ke depan ngurus tidak harus pulang ke Boyolali, kalau sudah terdaftar di IKD atau indeks kependudukan digital, maka cukup ngurus dari Jakarta,” terang Anas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*